Khalifah Pemelihara dan Penjaga Akidah Umat - kabarislam.Net

Breaking

Mengabarkan Islam Menuju Kebangkitan

Post Top Ad

Post Top Ad

Sabtu, 20 Mei 2017

Khalifah Pemelihara dan Penjaga Akidah Umat

🔹 Khalifah Pemelihara dan Penjaga Akidah Umat 🔹

Di antara hal yang jelas ditegaskan para ulama ahlus sunnah, salaf dan khalaf. Mereka rahimahumullah menegaskan fungsi khilafah sebagai penjaga akidah umat. Pandangan politis ini relevan setidaknya dengan dua hal prinsip:

Pertama, Hadits Rasulullah -shallallahu 'alayhi wa sallam- yang memuji kedudukan al-Imam, yakni khalifah, sebagaimana ditegaskan al-Mulla al-Qari dalam al-Mirqat begitu pula para ulama lainnya:

أي الخليفة
"Yakni khalifah" 

Yakni hadits yg mulia: dari Abu Hurairah –radhiyaLlâhu 'anhu-. bahwa Nabi Muhammad -shallaLlâhu 'alayh wa sallam- bersabda:

إِنَّمَا الْإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ
"Sesungguhnya al-imam (khalifah) itu perisai, dimana (orang-orang) akan berperang di belakangnya (mendukung) dan berlindung (dari musuh) dengan (kekuasaan) nya." (HR. Al-Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Dawud, dll)

Hadits ini jelas mengandung pujian, dibuktikan dengan ilmu balaghah: adanya qashr (pengkhususan kedudukan khalifah) dan tasybih mu'akkad (penyerupaan yang dikuatkan), khalifah adalah perisai umat, tiada kedudukan manusia yang menyerupai fungsi dan kedudukan khalifah bagi umat.

Kedua, Penting dan wajibnya adanya Khalifah secara praktis ditunjukkan sikap para sahabat yg bersegera mengurusi kekhilafahan, hingga para sahabat yg zuhud pun berdiskusi alot soal khalifah di saqifah bani sa'idah. Dan ternyata terbukti pasca sempurnanya bai'at untuk Abu Bakar –radhiyaLlâhu 'anhu-, tak lama kaum Muslim diuji dengan kaum murtaddin penolak zakat dan pengikut nabi-nabi palsu. Fungsi khalifah sbg junnah, perisai akidah langsung dibuktikan saat itu, riil dan praktis.

Nah evaluasi, sistem sekular yang ditegakkan, Demokrasi, apakah menjaga akidah Islam atau sebaliknya?! Allah al-Musta'an.

Post Top Ad